BLANTERORIONv101

Menulis, Tanpa Drama "Titik-Koma"

27 March 2026

Dulu, tahun 2013, nge-blog itu rasanya kayak jadi kuli bangunan digital. Mau pasang ikon kecil di pojok menu saja, harus bongkar pasang kode HTML seharian. Salah naruh titik koma sedikit, satu blog langsung berantakan. Fokus kita sering habis buat "nyangkul" teknis, padahal niatnya cuma mau numpahin isi kepala.

Waktu itu, kita harus muter-muter cari kode warna, cari gambar format .png yang nggak pecah, sampai urusan marginyang selisih 2 pixel pun bisa bikin sakit mata.

Sekarang, semuanya terasa jauh lebih manusiawi.

Kemudahan teknologi hari ini—yang dulu cuma jadi bayangan—ternyata benar-benar memangkas drama teknis itu. Apa yang dulu butuh waktu berjam-jam, sekarang bisa selesai dalam hitungan detik. Kita tinggal sampaikan apa yang kita mau, dan teknisnya beres. Sederhana.

Tapi, kemudahan ini sebenarnya bawa tantangan baru buat saya.

Ketika "kemasan" blog sudah nggak lagi sulit dibuat, pertanyaannya tinggal satu: Isinya gimana? Apakah tulisan kita punya ruh? Apakah esai-esai yang kita posting punya manfaat, atau cuma sekadar menuh-menuhin database internet saja?

Blog ini, dengan segala perubahannya dari dulu sampai sekarang, adalah ruang belajar buat saya. Bahwa teknologi sehebat apa pun cuma alat bantu. Jiwanya tetap ada pada setiap kejujuran kata yang kita ketikkan.

Dulu susah teknisnya, sekarang tinggal fokus ke isinya. Mestinya sih, tulisan kita jadi makin "dalem", bukan malah makin dangkal.

Fatih
Halo, saya Fatih. Selamat datang di jurnal digital saya. Di sini saya menuliskan berbagai catatan dan pemikiran sederhana. Semoga ada hal bermanfaat yang bisa kamu temukan.

Comments